Probolinggo malam hari
Aku tak tahu sampai kapan perjalanan ini
Aku tak tahu berapa lama lagi
Terdiam pada setiap persimpangan
Berhenti
Dingin
Itu yang kurasakan
Seperti duri yang menusuk tajam ke ulu hati
Aku di temani oleh malam
Oleh deru mesin kendaraan
Seakan menyuruhku untuk melaju
Ada dia bersamaku
Dekat denganku
Tapi tidak tahu dengan hati kami
Bromo subuh
Dinginmu sungguh
Lautan pasirmu membisik gremisik dalam hatiku
Akankah perasaannya sama seperti perasaanku padanya
Langitmu mulai cerah
Kehangatanmu terhampar padang, panjang
Aku masih memikirkannya
Senyum fajar subuh di hatiku darinya
Hangat..sangat hangat
Bromo berselimut asap tebal
Sampai jua kah kau menyelimuti hatinya??
Aku sangat merindunya
Bromo bulan juni tahun 2011
Terima kasih karena kau ada, membuatku semakin mencintainya..
16/06/2011
Bromo Subuh
Advertisement
Leave a Comment »
No comments yet.
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
